![]() Bizuraiku March 4th Female Bogor Takut gelap Penghayal Penipu pemalu kembara konvensional aneh gila kesukaan binatang buaya menyanyikan laguku pejalan laut gunung savana dan ngarai kolosal film, cowboy, indian, kartun, Pemuja keindahan Menginginkan kecintaan tak terbatas
|
|
Laungku.... aku menunggumu namun kau tak kembali aku mati.
Februari, 3 duaribulima Dindapole
Pengantinku lelaki itu belahan dadaku seperti yang kupunya kini menyembul payudara sesak penuh karena jejak romansa malam pertama ketika kuundang ditiap malam lalu tanpa bosan lelaki itu belahan nyawaku ia yang melempar senyum nakal tengah malam amis birahi tertanggal di seprai hingga tertanam zigot bakal kemudian aku menunggu waktu ruh yang tertanam dirahimku sayang......
salam kancut Dindapole
MENUNGGU Kepada pacarku satu puting susuku menohok merah bekas semalam kau lumatkan pada malam-malam penuh diantara isi kancut bergelinjang terpanggang jangan bilang ini jorok!.... katakan aku sangat terangsang pada dia lelaki matang.... kau bizuraiku apakah cuma aku yang kau ayuti ditiaip lekang malam hingga subuh ....tapi aku cemburu, sangat, mimpiku itu mustinya kau hadirkan bukan kuangankan..... (tengah malam)
Pole
malam di jatinangor ke jatinangor aku, mengingatkan mu ada menelusup liukan gang menghisap sisa atmosfir birahi-birahi nakal tertinggal bersenggama romansa picisan menyedihkan otak masih saja berkutat soal asmara ke jatinangor aku, tiba.... buku pelajaran lalapan cekokkan siang malam tugas anak sekolahan mengharap selembar gelar menyedihkan hidup masih saja bisa digagahi kebodohan Jakarta 5 Desember 06
Braga Selama kita mau" Suratku Potongan hati Katakan ya, aku jatuh hati pada bulan yang tak terengkuh Pada rotasi hidup yang tak sanggup untuk diulang Kalo begitu, cabut saja apa yang tak pantas dimilki dalam kesejatian ini Pada-Nya Aku mohonkan ampun Tentang kekuatan yang tak terbendung Tentang keinginan yang tak mungkin Tentang hati yang remuk redam Pada waktu aku ingin segala tak berubah Aku mau segala menjadi sangat tenang Reinkarnasi dari semula Padamu yang jauh, aku berdoa semoga kecintaan tak terbatas ini tak lekang karena waktu andai aku mampu ikut atas kerelaan para yang terdekat dan terkasih selama kau mau, cinta menerus bersama akan cinta semua segalanya membawa aku kepadamu selama kau ingin renjana terus berlahir akan selamanya membawa aku kepadamu selama kau mampu jadi bizuraiku membawa ku kepadamu tak terhingga Bandung semalam suntuk, 30 -04-06
KAU landung jadi renjana landung mata cinta landung ladang asmara landung kelana jiwa landung sukma seraga landung kekasih mati landung kisah sejati
Kamar ibuku, 16 september 2006, 00.42 wib
...landungku.... berhasrat jelas sudah, ini waktu kepadamu saja mengelusi bulu halus diromanmu jelentik jari yang tak mau mau jatuh saat bersisian walau sedikit liar, tetap saja aku mau! aku mau..... lagi-lagi aku mengulum senyum dibidang dadamu hm....... baumu yang kurindu membikin aku perempoan jalangmu tak bergeming karena cinta, karna cinta hm.....landungku
30 Desember '2005, 11.00 wib
Dindapole
untuk kesekian kali Aku Perempoan yang ingin lagi menjamah tangan lelakimu ketika melintas jalan Berdegup keras jemarimu mendarat dipunggungku ketika bersisian Lalu potongan malam dihabisi obrolan telanjang menggairahkan ketika duduk berduaan lewat tengah malam jadi batas waktu kau kuusir pulang Hm.......menantang aku girang alang kepalang
Jagorawi, 14 Agustus 2006, 8.30 Wib
Tragis .......(kau bukan untukku!)
apa lagi yang bisaku curi darimu menjahit siang malam dengannya kini hanyalah memindah lara baru bukankah jelas-jelas kemarin pagi kau khianati aku Hagh......!! sudah kupintal tawa manis bahkan tangis bersanding emakmu namun kau tak terbeli itu atas dendam atau nafsu kau lingkarkan cincin baru pada pilihanmu senyumku kecut darahku hitam pekat marahku membahana pada tiap dengusan nafas menangis tanpa air mata
Keruntuhanku, April 2006
Dinda Pole
Potongan kisah kepada bekas pacarku ku beri tahu aku ini perempoan jalangmu yang kau lempar ke langit atas dari mulut sumpah serapahmu dari sisa jingga cinta yang kau semai dari tumpukan mimpi buruk atas lakon yang kau peran episode lalu nyatanya...... lelaki yang kutiduri malam-malam lalu rupanya tak bertulang daging bahkan jelmaan ruh hidup yang dilekatkan pada sukmaku dan selalu menjajarinya kemanapun menuju dimanapun berjejak kau masih saja terus hidup menari-nari
Kegelapanku dini hari, 06-07-2006. 02.15 wib
Dinda Pole
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||